Bumi

Bumi Sebagai Planet

Bumi merupakan salah satu anggota tata surya (sistem matahari). Ada sembilan planet yang kita kenal,beturut-turut dari yang terdekat ke matahari, yaitu  Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Bersama-sama dengan tujuh planet lainnya,bumi beredar mengelilingi matahari.

  1. PERKENALAN BUMI

 

Garis tengah bumi pada kutub 12.714 km, dan di katulistiwa 12.757 km, sedangkan jari-jari bumi 6.378 km, dengan Keliling katulistiwa adalah 40.000 km

Jarak dari matahari, jarak terdekat 147 juta km, jarak terjauh 152 juta km, dan jarak rata-rata 149 juta km

Massanya bumi = 6 x 1023 kg

Kala Revolusi adalah 365 ¼ hari

Kala Rotasi adalah 23 jam 56 menit

Sudut kemiringan 23 ½ o terhadap sumbunya

 

  1. STRUKTUR INTERIOR BUMI

Bumi tersusun dari beberapa lapisan yaitu :

1)      Kerak

Lapisan ini merupakan bagian paling atas dari permukaan bumi,bersifat kaku keras dan dingin dengan ketebalan rata-rata 0-70 km.

  1. 1.      Kerak Benua,(20-70 km),tersusun dari batuan yang bersifat sgranitis dengan zat penyusunnya silikat dan alumunium (sial) dan memiliki identitas 2,7 gr/cm3.
  2. 2.      Kerak Samudera, (2 – 5 km),tersusun dari batuan yang bersifat basaltis dengan zat penyusunnya silikat dan magnesium (sima) dan memliki identitas 3,0 gr/cm3.

2)      Selimut (Mantel)

Pada lapisan mantel bagian atas bersifat plastis,tersusun dari material cair kental dan berpijar,menyebabkan adanya arus konveksi. Sedangkan di lapisan mantel bagian bawah discirikan dengan kenaikan kecepatan rambat gelombang gempa selaras dengan bertambahnya kedalaman,bersifat cair dan panas yang tersusun dari oksida besi.

Lapisan ini mempunyai 3 bagian berturut-turut :

  1. 1.      Mesosfer : Lapisan ini dikedalaman sekitar 2900 km, wujudnya padat terletak dibawah atenosfer dengan ketebalan 2400-2750 km.
  2. 2.      Astenosfer : Lapisan ini dikedalaman 700 km, wujudnya agak kental tebalnya 100-400km. Diduga lapisan ini tempat formasi magma.
  3. 3.      Lithosfer : Lapisan ini pada kedalaman 50-200 km, tebalnya sekitar 50-100 km, dengan masa jenis rata-rata 2,9 gram/cc. Lapisan ini merupakan lapisan bebatuan yang mengapung diatas astenosfer.

3)      Inti Bumi (Barisfer atau Centrosfer)

Barisfer yaitu lapisan inti bumi yang merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan nife (niccolum=nikel dan ferum besi) jari jari barisfer +- 3.470 km. Inti bumi dari kedalaman 6370 km kea rah luar, terdiri dari dua bagian yaitu:

  1. Inti Luar (2900- 5150 km)

Memiliki suhu hampir 22000C,tersusun dari besi,nikel,silika,sulfur dan oksigen dengan massa jenis 8,9 gr/cm3. Inti luar bersifat cair.

  1. Inti Dalam (5150-6370)

Inti dalam memiliki suhu hampir 45000C,dengan mineral pembentuknya yaitu besi dan nikel dengan massa jenis 9,6 gr/cm3. Inti dalam bersifat padat.

Adanya bahan nikel dan besi ini yang menyebabkan bumi mempunyai sifat kemagnetan yang luar biasa.

Struktur interior bumi diketahui dengan mempelajari waktu tempuh perambatan gelombang gempa, dimana Kecepatan rambat gelombang merupakan fungsi dari densitas media yang dilaluinya Densitas terbesar terakumulasi dipusat dan mengecil kearah luar. Gelombang gempa terdiri:

  1. Gel. Primer à Fase Padat+Cair
  2. Gel. Sekunder à Fase Cair
  3. Gel. Permukaan
  • Gelombang Sekunder tidak dapat merambat melalui inti luar bumi, sehingga dike-tahui bahwa inti luar bumi bersifat cair
  • Gelombang Primer hilang pada daerah 105o – 140o (daerah bayangan), hal ini dapat terjadi jika bumi mempunyai inti dengan bahan yang berbeda dengan mantel yang menyelubungi bumi
  • Gelombang P datang 1,7 x lebih cepat dari gelombang S
  • Struktur interior bumi : Kerak Bumi, Mantel (Selubung Bumi), Inti Luar, dan Inti Dalam Bumi
  • Daerah yang membatasi kerak bumi dengan mantel disebut bidang Diskontinu Mohorovic
  • Daerah yang membatasi mantel dengan inti bumi disebut bidang Diskontinu Gutenberg

 

 

GRADIENT GEOTHERMAL

  • Suhu meningkat seiring dengan kedalaman bumi dari permukaan
  • Gradient geothermal tidaklah sama pada setiap tempat
  • Setiap turun 1 km, suhu naik antara 150 – 750 C
  • Didaerah dekat gunung api, harga gradient geothermal lebih besar

 

gheotermal

ISOSTASI

 

  • Isostasi merupakan gejala universal kerak bumi untuk stabil pada keseimbangan gravitasi
  • Keseimbangan isostasi dipengaruhi oleh ketebalan kerak dan perbedaan densitas

 

isostasiqw6

 

 

KEMAGNETAN BUMI

  • Perbedaan fase dan kecepatan perputaran antara inti luar dan inti dalam menimbulkan proses magneto hidrodinamis
  • Inti yang kaya akan unsur besi dan nikel merupakan konduktor yang baik dan bagian luar inti yang cair memungkinkan sebagai gerak mekanik untuk menghasilkan dan mempertahankan medan magnet, yang digerakan oleh rotasi bumi
  • Medan magnet bumi merupakan akibat langsung dari gerakan inti, dan rotasi bumi mempengaruhi orientasi dan kuat medan magnet bumi.

sumber :

Tanudidjaja Moh. Ma’mur,ilmu pengetahuan bumi dan antariksa. Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional dan Kebudayaan,1994

http://edukasi.kompasiana.com/2011/10/10/litosfer-hidrosfer-dan-atmosfer-bumi-402306.html

Waluya Bagja, GEOGRAFI SMA/MA KELAS X,SEMESTER 1 DAN 2, Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional dan Kebudayaan,2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s